...Open Up your mind, n share together
best view 1024 X 768
 

M e n u

 ::  H o m e

 ::  A r t i c l e

 ::  Share It!

 ::  Wise Words

 ::  L y r i c

 ::  Web Link

 ::  Direct Download

 ::  Ringtone Download

 ::  Torrent Download

 ::  Guest Book

 ::  Condemn Israel

 ::  Deepforest

Antivirus Update
Norton, AVG, AVAST!
Automatic Update,
direct dload
... M o r e ...
Latest Article
.: Sedekah Solusi Atasi Krisis
.: Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW
.: Mengapa Saya Berjilbab?
.: Instal Aplikasi Java Islami di Handphone
.: Garansi Surga Allah
.: Kumpulan Aplikasi, Software, MP3 Islam
.: Mengalirlah Yg Deras
... M o r e ...
Share It!
.: possible...
.: Bisnis Online Dengan BLOG...
.: Mohon Doa Restunya...
.: Ketika yang bener jadi mlungker ...
.: Infaq Donasi Peduli Palestina...
.: [CoLiq Blog] Download ala Rapidshare ...
.: Hosting UGM makin parah aja ...
... M o r e ...
Latest Comments
.: Harus bersedakah biar ...
.: sedekah memang segalanyaa ...
.: Keren sob, ditunggu kunbalnya <a ...
.: Mohon dijelaskan lebih jauh ...
.: Untuk membuat bisnis online ...
.: bagus sekali tulisannya.. meski ...
.: Sangat patut dicontoh......
.: Just Jambu merah...
.: karakter aku mirip siapa ...
.: yang belum make jilbab,cba ...
USER IP
3.227.249.234
 
wongkediri.com
 
 

:: ARTIKEL Kesehatan >>  


Pengobatan alternatif untuk Ginjal

Empat bulan sembuh,
Apa pun penyebab penyakitnya, Dadang boleh bersyukur. Ny. Kusnadi menyarankan ramuan obat tradisional.Ramuannya sederhana saja. Cukup merebus tiga lembar daun sukun kering, lalu minum airnya, lanjut Dadang menirukan saran Ny. Kusnadi. Namun, tak gampang menemukan daun itu dikota besar seperti Jakarta Lagi pula daun yang diperlukan tak cukup satu-dua lembar saja karena harus diminum setiap hari.

Perburuan dilanjutkan sampai ke Tangerang. Daun itu lalu digodok dan diminum setiap haus. Pokoknya, sejak saat itu rebusan daun sukun menjadi minuman sehari-hari layaknya air putih saja. Mula-mula reaksinya belum terasa. Sebulan kemudian Dadang merasakan ada perubahan pada kondisi fisiknya. Badan mulai terasa lebih fit, lebih segar, dan air seni terasa makin lancar.

Yang membuatnya makin yakin, keluhan sakit pinggang berkurang. Kesembuhan total dinikmati 4 bulan kemudian. Dr. Pudji Rahardjo yang menangani menyatakan sehat. Meskipun tidak melalui pemeriksaan laboratorium dan peralatan scanning, tetapi dia yakin ginjalnya kini tak bermasalah. Konsultasi dengan dr.Pudji masih dilakukan 1-2 bulan sekali, sekedar kontrol, jelas Dadang. Dadang memilih daun yang masih menempel di dahan. Harus sudah tua, lanjut kakek 3 cucu itu.

Ciri-cirinya, daun berwarna hijau tua. Kadar kandungan kimia berkhasiat pada daun tua lebih maksimal. Daun terpilih kemudian dicuci bersih dan dirajang. Hasil rajangan 3 helai dijemur hingga kering lalu digodok dalam 2 liter air sampai tinggal separuh. Setelah itu ditambah lagi seliter air dan direbus sampai mendidih. Kemudian, ramuan diangkat dan disaring. Air rebusan yang sudah jadi warnanya merah seperti air teh dan pahit, lanjut Dadang, Dosisnya dianjurkan memang seperti itu.

Air rebusan hari itu harus dihabiskan hari itu juga. Tidak bisa disisakan untuk esok hari. Dadang menghindarkan pemakaian panci alumunium untuk wadah godokan. Ia memakai panci stainless steel. Dikhawatirkan alumunium akan bereaksi negatif dg kandungan kimia daun sukun. Paling baik sih sebenarnya pakai periuk tanah.

Dadang punya kiat untuk memudahkan pembuatan ramuan yang hanya butuh 3 helai setiap hari. Begitu pasokan datang, daun langsung dirajang dan dipisah-pisahkan setiap 3 helai lalu dijemur dalam kelompok-kelompok tersendiri. Setelah kering, setiap tumpukan rajangan daun dibungkus kantung plastik dan disimpan dalam kulkas. Setiap hari, satu bungkus dibuka untuk direbus. Sekarung daun sukun baru habis setelah 1-2 bulan.

Ringkasan :

  1. Pilih daun Sukun yang berwarna hijau tua. Kadar kandungan kimia yg berkhasiat pada daun tua lebih maksimal.

  2. Ambil 3 lembar kemudian dicuci bersih dan dirajang dijemur hingga kering.

  3. Hasil rajangan 3 helai daun tadi di rebus dalam 2 liter air sampai tinggal separuh. Setelah itu ditambah lagi 1 ter air dan direbus sampai mendidih.

  4. Kemudian, ramuan diangkat dan disaring. Air rebusan yang sudah jadi warnanya merah seperti air teh dan pahit.

  5. Air rebusan hari itu harus dihabiskan hari itu juga. Tidak bisa disisakan untuk esok hari. Hindarkan pemakaian panci alumunium untuk wadah godokan. Pakai panci stainless steel atau pakai periuk tanah.


Sumber:


[admin] | 2005-03-17 17:20:00 | dibaca: 2067 kali | ditanggapi: 0 kali




Quick comment
 Name
 Email (protected)
 Web site
 ADBFd   [Red Code]
    


Website ini disusun dengan Editplus
2005-2007 deepforest™