...Open Up your mind, n share together
best view 1024 X 768
 

M e n u

 ::  H o m e

 ::  A r t i c l e

 ::  Share It!

 ::  Wise Words

 ::  L y r i c

 ::  Web Link

 ::  Direct Download

 ::  Ringtone Download

 ::  Torrent Download

 ::  Guest Book

 ::  Condemn Israel

 ::  Deepforest

Antivirus Update
Norton, AVG, AVAST!
Automatic Update,
direct dload
... M o r e ...
Latest Article
.: Sedekah Solusi Atasi Krisis
.: Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW
.: Mengapa Saya Berjilbab?
.: Instal Aplikasi Java Islami di Handphone
.: Garansi Surga Allah
.: Kumpulan Aplikasi, Software, MP3 Islam
.: Mengalirlah Yg Deras
... M o r e ...
Share It!
.: possible...
.: Bisnis Online Dengan BLOG...
.: Mohon Doa Restunya...
.: Ketika yang bener jadi mlungker ...
.: Infaq Donasi Peduli Palestina...
.: [CoLiq Blog] Download ala Rapidshare ...
.: Hosting UGM makin parah aja ...
... M o r e ...
Latest Comments
.: Harus bersedakah biar ...
.: sedekah memang segalanyaa ...
.: Keren sob, ditunggu kunbalnya <a ...
.: Mohon dijelaskan lebih jauh ...
.: Untuk membuat bisnis online ...
.: bagus sekali tulisannya.. meski ...
.: Sangat patut dicontoh......
.: Just Jambu merah...
.: karakter aku mirip siapa ...
.: yang belum make jilbab,cba ...
USER IP
54.162.151.77
 
wongkediri.com
 
 

:: ARTIKEL Religi >>  


Nikah....

    ... Spesial untuk Sobatku, Bari, Semoga menjadi keluarga yg Sakinah mawadah warrohmah, Amin ya rob..

Ketika melihat pasangan yang baru menikah, saya suka tersenyum. Bukan apa-apa, saya hanya ikut merasakan kebahagiaan yang berbinar spontan dari wajah-wajah syahdu mereka. Tangan yang saling berkaitan ketika berjalan,tatapan-tatapan penuh makna, bahkan sirat keengganan saat hendak berpisah. Seorang sahabat yang tadinya mahal tersenyum, setelah menikah senyumnya selalu saja mengembang. Ketika saya tanyakan mengapa,singkat dia berujar "Menikahlah! Nanti juga tahu sendiri"...........waaaaaaaah !

Menikah adalah sunnah terbaik dari sunnah yang baik itu yang saya baca dalam sebuah buku pernikahan. Jadi ketika seseorang menikah, sungguh ia telah menjalankan sebuah sunnah yang di sukai Nabi. Dalam buku tersebut dikatakan bahwa Allah hanya menyebut nabi-nabi yang menikah dalam kitab-Nya. Hal ini menunjukkan betapa Allah menunjukkan keutamaan pernikahan.
Dalam firman-4JJ1,


"Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Dia menjadikan rasa kasih sayang diantaramu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kalian yang berfikir."
(QS.Ar-Rum:21).


Menikah itu Subhanallah indah, kata Almarhum ayah saya dan hanya bisa dirasakan oleh yang sudah menjalaninya. Ketika sudah menikah, semuanya menjadi begitu jelas, alur ibadah suami dan istri. Beliau mengibaratkan ketika seseorang baru menikah, dunia menjadi terang benderang.

saat itu kicauan burung terdengar begitu merdu. Sepoi angin dimaknai begitu dalam, makanan yang terhidang selalu saja disantap lezat. Mendung di langit bukan masalah besar. Seolah dunia milik mereka saja, mengapa ? karena semuanya dinikmati berdua. Hidup seperti seolah baru dimulai, sejarah keluarga baru saja disusun.

Namun sayang tambahnya, semua itu lambat laun menguap ke angkasa, membumbung atau raib ditelan dalamnya bumi. Entahlah saat itu cinta mereka berpendar ke mana. Seiring detik yang berloncatan, seolah cinta mereka juga. Banyak dari pasangan yang akhirnya tidak sampai ke tujuan, tak terhitung pasangan yang terburai kehilangan pegangan, selanjutnya perahu mereka karam sebelum sempat berlabuh di tepian.

Bercerai, sebuah amalan yang iperbolehkan tapi sangat dibenci 4JJ1.

Ketika 4JJ1 menjalinkan perasaan cinta diantara suami istri, sungguh itu adalah anugerah bertubi yang harus disyukuri. Karena cinta istri kepada suami berbuah ketaatan untuk selalu menjaga kehormatan diri dan keluarga. Dan cinta suami kepada istri menetaskan keinginan melindungi dan membimbingnya sepenuh hati, Lanjutnya kemudian.

Saya jadi ingat, saat itu seorang istri memarahi suaminya habis-habisan, saya yang berada di sana merasa iba melihat sang suami yang terdiam. Padahal ia baru saja pulang kantor, peluh masih membasah, kesegaran pada saat pergi sama sekali tidak nampak, kelelahan begitu lekat di wajah. Hanya karena masalah kecil, emosi istri meledak begitu hebat.

Saya kira akan terjadi "perang" hingga bermaksud mengajak anak-anak main di belakang. Tapi ternyata di luar dugaan, suami malah mendaratkan sun sayang penuh mesra di kening sang istri. Istrinya yang sedang berapi-api pun padam, senyum malu-malunya mengembang kemudian dan merdu suaranya bertutur "Maafkan Mama ya Pa..". Gegas ia raih tangan suami dan mendekatkannya juga ke kening, rutinitasnya setiap kali suaminya datang. Jauh setelah kejadian itu, saya bertanya pada sang suami kenapa ia berbuat demikian.
"Saya mencintainya, karena ia istri yang dianugerahkan 4JJ1, karena ia ibu dari anak-anak. Yah karena saya mencintainya" demikian jawabannya.

Ibn Qayyim Al-Jauziah seorang ulama besar, menyebutkan bahwa cinta mempunyai tanda-tanda :

  • Pertama, ketika mereka saling mencintai maka sekali saja mereka tidak akan pernah saling mengkhianati, Mereka akan saling setia senantiasa, memberikan semua komitmen mereka.

  • Kedua, ketika seseorang mencintai, maka dia akan mengutamakan yang dicintainya, seorang istri akan mengutamakan suami dalam keluarga, dan seorang suami tentu saja akan mengutamakan istri dalam hal perlindungan dan nafkahnya. Mereka akan sama-sama saling mengutamakan, tidak ada yang merasa superior.

  • Ketiga, ketika mereka saling mencintai maka sedetikpun mereka tidak akan mau berpisah, lubuk hatinya selalu saling terpaut. Meskipun secara fisik berjauhan, hati mereka seolah selalu tersambung.

Ada do'a istrinya agar suami selamat dalam perjalanan dan memperoleh sukses dalam pekerjaan.
Ada tengadah jemari istri kepada 4JJ1 supaya suami selalu dalam perlindungan Nya, tidak tergelincir.
Juga ada ingatan suami yang sedang membanting tulang meraup nafkah halal kepada istri tercinta, sedang apakah gerangan Istrinya, lebih semangatlah ia.

Saudaraku, ketika segala sesuatunya berjalan begitu rumit dalam sebuah rumah tangga, saat-saat cinta tidak lagi menggunung dan menghilang seiring persoalan yang datang silih berganti. Perkenankan saya mengingatkan lagi sebuah hadist nabi. Ada baiknya para istri dan suami menyelami bulir-bulir nasehat berharga dari Nabi Muhammad.
Salah satu wasiat Rasulullah yang diucapkannya pada saat-saat terakhir kehidupannya dalam peristiwa haji wada':

"Barang siapa -diantara para suami- bersabar atas perilaku buruk dari istrinya, maka 4JJ1 akan memberinya pahala seperti yang 4JJ1 berikan kepada Ayyub atas kesabarannya menanggung penderitaan.
Dan barang siapa -diantara para istri- bersabar atas perilaku buruk suaminya maka 4JJ1 akan memberinya pahala seperti yang 4JJ1 berikan kepada Asiah, istri fir'aun" (HR Nasa-iy dan Ibnu Majah ).

Kepada saudaraku yang baru saja menggenapkan setengah dien, Tak ada salahnya juga untuk saudaraku yang sudah lama mencicipi asam garamnya pernikahan, Patrikan firman Allah dalam ingatan :

"...Mereka ( para istri ) adalah pakaian bagi kalian ( para suami ) dan kalian adalah pakaian bagi mereka..." ( QS. Al-Baqarah:187 )

Torehkan hadist ini dalam benak :
"Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya merengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya" ( Diriwayatkan Maisarah bin Alidari Ar-Rafi' dari Abu Sa'id Alkhudzri r.a )

Kepada sahabat yang baru saja membingkai sebuah keluarga,
Kepada para pasutri yang usia rumah tangganya tidak lagi seumur jagung,

Ingatlah ketika suami mengharapkan istri berperilaku seperti Khadijah istri Nabi, maka suami juga harus meniru perlakukan Nabi Muhammad kepada para Istrinya. Begitu juga sebaliknya.

Perempuan yang paling mempesona adalah istri yang shalehah,
istri yang ketika suami memandangnya pasti menyejukkan mata,
ketika suaminya menuntunnya kepada kebaikan maka dengan sepenuh hati dia akan mentaatinya,
jua tatkala suami pergi maka dia akan amanah menjaga harta dan kehormatannya
Istri yang tidak silau dengan gemerlap dunia,
melainkan istri yang selalu bergegas merengkuh setiap kemilau ridha suami.

Lelaki yang berpredikat lelaki terbaik adalah suami yang memuliakan istrinya

Suami yang selalu dan selalu mengukirkan senyuman di wajah istrinya.
Suami yang menjadi qawwam ( pemimpin ) istrinya.
Suami yang begitu tangguh mencarikan nafkah halal untuk keluarga.
Suami yang tak lelah berlemah lembut mengingatkan kesalahan istrinya.
Suami yang menjadi seorang nahkoda kapal keluarga,
mengarungi samudera agar selamat menuju tepian hakiki "Surga".

Dia memegang teguh firman 4JJ1,
"Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..." (QS. At-Tahrim: 6)

Akhirnya, semuanya mudah-mudahan tetap berjalan dengan semestinya. Semua berlaku sama seperti permulaan. Tidak kurang, tidak juga berlebihan. Meski riak-riak gelombang mengombang-ambing perahu yang sedang dikayuh, atau karang begitu gigih berdiri menghalangi biduk untuk sampai ketepian.
Jika karakter suami istri bisa demikian, Insya 4JJ1 dapat melaluinya dengan hasil baik. Sehingga setiap butir hari yang bergulir akan tetap indah, fajar di ufuk selalu saja tampak merekah. Keduanya menghiasi masa dengan kesyukuran, keduanya berbahtera dengan bekal cinta. Sama seperti syair yang digaungkan Khalil Gibran.

  Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan.
  Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan.
  Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta.
  Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada.
  Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari.
  Dan sebuah nyanyian kesyukuran tersungging di bibir senyuman.

Semoga 4JJ1 selalu menghimpunkan kalian ( yang saling mencintai karena 4JJ1 dalam ikatan halal pernikahan ) dalam kebaikan.

Mudah-mudahan 4JJ1 yang maha lembut melimpahkan kepada kalian bening saripati cinta, cinta yang menghangati nafas keluarga, cinta yang menyelamatkan.

Semoga 4JJ1 memampukan kalian membingkai keluarga sakinah, mawaddah,warrahmah.

Semoga 4JJ1 mematrikan helai keikhlasan di setiap gerak dalam keluarga.

Jua 4JJ1 yang maha menetapkan, mengekalkan ikatan pernikahan tidak hanya di dunia yang serba fana tapi sampai ke sana, the real world "Akhirat".
Mudah-mudahan kalian selamat mendayung sampai ketepian. Allahumma Aamiin.

Barakallahu, untuk para pengantin muda. Mudah-mudahan saya mampu mengikuti tapak kalian yang begitu berani mengambil sebuah keputusan besar, yang begitu nyata menandakan ketaqwaan kepada 4JJ1 serta ketaatan kepada sunnah Rasul Pilihan.

Mudah-mudahan jika giliran saya tiba, tak perlu lagi saya bertanya mengapa teman saya menjadi begitu murah senyum. Karena mungkin saya sudah mampu menemukan jawabannya sendiri.(end)

Sumber : maillist, mp_unibraw@yahoogroups.com


[Liq] | 2005-04-26 15:01:00 | dibaca: 2028 kali | ditanggapi: 3 kali



3 Comment
# 1.  hanif | 2005-05-31 15:27:00 

gooood goooood gooooood

# 2.  Liq | 2005-06-02 20:49:00 

Ni hanif gaa..d goo..d wae,

UAS sinau sik...

# 3.  dianti | 2007-05-03 10:20:19   

Kompilasi yang lumayan padat berisi.
Thank you for sharing. :)



Quick comment
 Name
 Email (protected)
 Web site
 CebFe   [Red Code]
    


Website ini disusun dengan Editplus
2005-2007 deepforest™